PT EMS Technology Memperkenalkan IKONIX untuk Mendukung Vibration dan Mechanical Shock Test

Produk industri tidak hanya menghadapi beban listrik selama digunakan. Peralatan juga dapat mengalami getaran berulang, benturan, guncangan saat transportasi, perubahan kecepatan, hingga tekanan mekanis ketika dipasang atau dioperasikan. Kondisi tersebut dapat memengaruhi struktur, sambungan internal, konektor, kabel, circuit board, dan fungsi kelistrikan produk.

PT EMS Technology memperkenalkan solusi IKONIX untuk mendukung rangkaian vibration dan mechanical shock test pada perangkat listrik serta elektronik. IKONIX berperan terutama dalam penyediaan instrumen electrical safety dan programmable power source yang dapat digunakan untuk membantu memastikan benda uji memperoleh suplai yang terkendali serta tetap memenuhi parameter keselamatan listrik sebelum maupun setelah pengujian mekanis.

Pentingnya Pengujian Ketahanan Mekanis

Vibration test digunakan untuk mengevaluasi respons produk ketika menerima getaran secara berulang dalam rentang frekuensi dan tingkat percepatan tertentu. Pengujian ini dapat membantu menemukan kelemahan yang tidak terlihat melalui pemeriksaan fisik biasa, seperti sambungan longgar, retakan pada solder, perubahan kontak, atau gangguan fungsi sementara.

Mechanical shock test memberikan beban dalam bentuk kejutan mekanis dengan durasi relatif singkat. Berdasarkan IEC 60068-2-27, pengujian shock dapat digunakan untuk mengidentifikasi kelemahan mekanis, penurunan performa, serta kerusakan yang muncul akibat kejutan berulang maupun tidak berulang.

Perbedaan Vibration dan Mechanical Shock

Vibration merupakan gerakan berulang yang berlangsung selama periode tertentu. Sumbernya dapat berasal dari kendaraan, motor, mesin berputar, kipas, kompresor, kondisi jalan, serta proses transportasi melalui darat, laut, maupun udara.

Mechanical shock berbeda karena terjadi sebagai perubahan gerak atau gaya secara tiba-tiba. Contohnya adalah benturan ketika barang terjatuh, guncangan saat proses bongkar muat, pengereman mendadak, atau tumbukan yang terjadi selama penggunaan produk.

Peran IKONIX dalam Pengujian

IKONIX tidak digunakan sebagai mesin penghasil getaran maupun meja shock. Brand ini memiliki fokus pada electrical safety compliance instrument dan power source yang dapat ditempatkan sebagai bagian pendukung dalam sistem pengujian produk listrik serta elektronik.

Saat benda uji perlu dioperasikan selama vibration test, programmable AC power source dapat membantu menyediakan tegangan dan frekuensi berdasarkan kebutuhan pengujian. Setelah produk menerima getaran atau shock, electrical safety tester dapat digunakan untuk memeriksa apakah isolasi, grounding, dan arus bocor masih berada dalam batas yang ditentukan.

Menjaga Suplai Daya Benda Uji

Sebagian vibration dan mechanical shock test dilakukan ketika produk dalam kondisi tidak aktif. Namun, pada aplikasi tertentu, benda uji perlu tetap menyala agar teknisi dapat memantau apakah terjadi gangguan fungsi selama getaran berlangsung.

Suplai daya yang stabil menjadi penting karena perubahan tegangan dapat menyulitkan analisis. Ketika produk berhenti bekerja, tim perlu membedakan apakah gangguan berasal dari getaran, kerusakan koneksi, atau kualitas daya yang digunakan selama pengujian.

Programmable Power Source IKONIX

IKONIX melalui brand eec menyediakan programmable AC power source yang dapat digunakan untuk menghasilkan suplai AC terkendali. Portofolionya mencakup berbagai sistem power source yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan produksi dan pengujian perangkat listrik.

Power source dapat membantu pengguna mengatur tegangan, frekuensi, dan urutan pengoperasian benda uji. Sistem tersebut relevan ketika produk perlu diuji dalam beberapa kondisi daya sambil tetap menerima tekanan mekanis dari perangkat vibration atau shock test.

Memantau Fungsi Selama Pengujian

Produk elektronik dapat mengalami kegagalan sementara ketika menerima getaran. Konektor yang longgar, solder joint yang lemah, atau komponen yang tidak terpasang dengan baik dapat menyebabkan aliran listrik terputus sesaat, meskipun produk kembali bekerja setelah getaran dihentikan.

Karena itu, pengamatan tidak sebaiknya hanya dilakukan sebelum dan setelah pengujian. Parameter seperti tegangan masukan, arus, status komunikasi, sinyal keluaran, dan fungsi utama perangkat dapat dipantau selama pengujian jika metode serta fasilitas yang digunakan memungkinkan.

Pemeriksaan Electrical Safety

Tekanan mekanis dapat memengaruhi bagian kelistrikan suatu produk. Getaran berulang berpotensi menggeser kabel, melonggarkan terminal, merusak lapisan isolasi, atau mengubah kekuatan sambungan grounding.

Instrumen IKONIX dapat digunakan untuk mendukung pemeriksaan electrical safety setelah vibration dan mechanical shock test. Pemeriksaan ini dapat mencakup withstand voltage, insulation resistance, ground bond, serta leakage current sesuai karakteristik produk dan standar yang digunakan.

Pengujian Hipot Setelah Getaran

Hipot atau withstand voltage test digunakan untuk mengevaluasi kemampuan sistem isolasi dalam menahan tegangan uji. Pengujian ini dapat dilakukan sebelum vibration test untuk memperoleh data awal, kemudian diulang setelah pengujian guna mengetahui apakah tekanan mekanis memengaruhi integritas isolasi.

Perubahan kondisi isolasi tidak selalu terlihat dari luar. Retakan, pergeseran, atau kerusakan pada area internal dapat menciptakan jalur arus yang sebelumnya tidak ada. Karena itu, hasil sebelum dan sesudah pengujian perlu dibandingkan menggunakan konfigurasi yang konsisten.

Insulation Resistance Test

Insulation resistance test menghasilkan nilai resistansi pada bagian isolasi. Nilai yang menurun setelah vibration atau shock test dapat menjadi indikasi bahwa kondisi benda uji perlu diperiksa lebih lanjut.

Namun, perubahan hasil tidak sebaiknya langsung dianggap sebagai kegagalan tanpa analisis. Kondisi suhu, kelembapan, waktu stabilisasi, posisi koneksi, dan metode pengukuran juga dapat memengaruhi hasil insulation resistance test.

Memeriksa Jalur Grounding

Produk dengan bagian logam yang dapat disentuh umumnya membutuhkan jalur protective conductor atau grounding. Jalur tersebut membantu mengalirkan arus gangguan sehingga bagian luar perangkat tidak berada dalam kondisi berbahaya.

Getaran dapat memengaruhi baut, terminal, dan titik sambungan grounding. Ground bond test setelah pengujian mekanis membantu memastikan jalur perlindungan masih mempunyai kontinuitas dan nilai resistansi yang sesuai dengan persyaratan produk.

Mengevaluasi Arus Bocor

Leakage current test digunakan untuk mengukur arus yang mengalir melalui jalur yang tidak dimaksudkan sebagai konduktor utama. Perubahan posisi kabel, kerusakan isolasi, dan kontak antara komponen dapat memengaruhi besarnya arus bocor.

Instrumen leakage current dari IKONIX dapat ditempatkan sebagai bagian dari evaluasi electrical safety setelah produk menerima beban mekanis. Konfigurasi pengukuran harus disesuaikan dengan mode operasi, kelas produk, jaringan pengukuran, dan standar yang menjadi acuan.

Sistem Pengujian yang Terintegrasi

Rangkaian vibration dan mechanical shock test dapat melibatkan vibration shaker atau shock machine, fixture, accelerometer, controller, data acquisition system, programmable power source, serta instrumen electrical safety. Setiap bagian mempunyai fungsi yang berbeda dan perlu dirancang sebagai satu sistem pengujian.

IKONIX melengkapi sistem tersebut pada sisi electrical safety dan suplai daya. Dengan demikian, perusahaan dapat mengevaluasi bukan hanya perubahan struktur fisik, tetapi juga kemampuan produk untuk tetap beroperasi serta mempertahankan perlindungan kelistrikannya.

Parameter Vibration Test

Vibration test tidak cukup ditentukan hanya berdasarkan lamanya pengujian. Parameter dapat meliputi rentang frekuensi, acceleration, displacement, velocity, arah pengujian, jumlah sumbu, bentuk getaran, dan karakteristik benda uji.

IEC 60068-2-6 digunakan untuk pengujian getaran sinusoidal dan bertujuan membantu menemukan kelemahan mekanis atau penurunan performa pada benda uji. Sementara itu, IEC 60068-2-64 membahas broadband random vibration yang dapat digunakan untuk mengevaluasi pengaruh beban dinamis dan akumulasi tekanan mekanis.

Parameter Mechanical Shock Test

Mechanical shock test dapat ditentukan berdasarkan pulse shape, peak acceleration, pulse duration, jumlah shock, arah pembebanan, dan posisi pemasangan benda uji. Beberapa bentuk pulse yang umum dibahas antara lain half-sine, sawtooth, dan trapezoidal.

Parameter tersebut tidak boleh dipilih secara sembarangan. Konfigurasi sebaiknya menggambarkan kondisi transportasi atau operasional yang mungkin dihadapi produk, atau mengikuti persyaratan standar serta spesifikasi desain yang digunakan perusahaan.

Pentingnya Desain Fixture

Fixture menghubungkan benda uji dengan meja vibration atau shock. Struktur fixture perlu cukup kuat agar energi mekanis dapat diteruskan ke produk tanpa menimbulkan respons tambahan yang tidak diinginkan.

Desain yang kurang tepat dapat mengubah karakteristik pengujian. Berat, kekakuan, titik pemasangan, distribusi beban, resonansi, jalur kabel, dan akses menuju benda uji perlu diperhitungkan sebelum pengujian dimulai.

Aplikasi pada Produk Elektronik

Vibration dan mechanical shock test dapat diterapkan pada panel kontrol, power supply, inverter, sensor, relay, konektor, circuit board, perangkat komunikasi, sistem monitoring, baterai, charger, dan berbagai produk elektronik industri.

Dalam pengujian tersebut, IKONIX dapat mendukung suplai daya terkendali serta pemeriksaan keselamatan listrik. Pengguna dapat mengevaluasi apakah produk tetap menyala, mengalami interupsi, atau menunjukkan perubahan pada parameter electrical safety setelah menerima beban mekanis.

Aplikasi pada Sektor Otomotif

Komponen otomotif menghadapi getaran dari mesin, motor listrik, permukaan jalan, serta struktur kendaraan. Produk juga dapat menerima benturan selama proses pengiriman, pemasangan, atau penggunaan.

Electronic control unit, inverter, charger, baterai, sensor, lampu, konektor, dan perangkat infotainment dapat memerlukan evaluasi mekanis serta kelistrikan. Pengujian membantu perusahaan memahami apakah sambungan internal dan fungsi perangkat tetap stabil dalam kondisi tersebut.

Aplikasi pada Peralatan Industri

Motor controller, panel, instrumen pengukuran, sistem otomasi, dan perangkat kontrol dapat dipasang di dekat mesin yang menghasilkan getaran. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat memengaruhi terminal, konektor, enclosure, serta circuit board.

Melalui kombinasi mechanical test dan electrical safety measurement, perusahaan dapat memperoleh data yang lebih menyeluruh. Pemeriksaan tidak hanya melihat apakah casing mengalami kerusakan, tetapi juga memastikan fungsi listrik dan sistem perlindungan tetap bekerja.

Menyiapkan Benda Uji

Sebelum pengujian, perusahaan perlu menentukan kondisi benda uji, posisi pemasangan, mode operasi, titik pengukuran, serta kriteria lulus atau gagal. Foto dan data awal sebaiknya disimpan untuk memudahkan perbandingan.

Beberapa informasi yang perlu disiapkan meliputi:

  • dimensi dan berat benda uji;
  • posisi pemasangan normal;
  • rentang frekuensi pengujian;
  • tingkat percepatan atau shock;
  • kebutuhan suplai listrik;
  • tegangan dan frekuensi operasi;
  • parameter yang dipantau;
  • titik koneksi electrical safety;
  • standar yang digunakan;
  • kriteria penerimaan produk.

Persiapan tersebut membantu mengurangi perubahan prosedur ketika pengujian telah berjalan.

Kompetensi Operator Pengujian

Operator perlu memahami risiko dari sistem mekanis dan kelistrikan secara bersamaan. Vibration shaker menghasilkan gerakan dengan gaya besar, sedangkan instrumen hipot dapat menghasilkan tegangan tinggi.

Prosedur interlock, emergency stop, grounding, pemasangan fixture, penataan kabel, dan pelepasan muatan harus dipahami. Kompetensi operator membantu menjaga keselamatan sekaligus mencegah data pengujian dipengaruhi oleh kesalahan konfigurasi.

Dukungan PT EMS Technology

PT EMS Technology menyediakan solusi testing dan measurement untuk berbagai kebutuhan industri. Dalam aplikasi vibration dan mechanical shock test, dukungan diarahkan pada pemahaman kebutuhan benda uji, suplai daya, parameter kelistrikan, dan pemeriksaan electrical safety menggunakan instrumen IKONIX.

Pendekatan berbasis aplikasi membantu perusahaan memahami posisi setiap instrumen dalam sistem. Apabila pengujian membutuhkan fasilitas atau perangkat mekanis khusus dari principal terkait, koordinasinya dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan ruang lingkup dukungan yang tersedia.

Memilih Instrumen IKONIX

Pemilihan instrumen perlu disesuaikan dengan tegangan operasi, daya benda uji, jenis pengujian electrical safety, volume pemeriksaan, kebutuhan otomatisasi, dan pencatatan data.

Perusahaan juga perlu mempertimbangkan test lead, fixture electrical safety, interlock, komunikasi eksternal, serta integrasi dengan sistem produksi. Instrumen dengan fitur paling banyak belum tentu menjadi pilihan terbaik apabila tidak sesuai dengan aplikasi.

Pengujian Produk Lebih Menyeluruh

Vibration dan mechanical shock test membantu mengungkap kelemahan mekanis yang dapat muncul selama transportasi maupun penggunaan. Namun, produk listrik dan elektronik juga perlu dievaluasi dari sisi fungsi serta keselamatan kelistrikannya.

PT EMS Technology memperkenalkan IKONIX sebagai solusi pendukung untuk menyediakan suplai daya terkendali dan melakukan electrical safety test dalam rangkaian evaluasi tersebut. Konsultasikan kebutuhan pengujian bersama PT EMS Technology untuk menentukan konfigurasi IKONIX yang sesuai dengan karakteristik produk dan proses industri Anda.

Pertanyaan Umum

Apakah IKONIX merupakan vibration shaker?

Bukan. IKONIX berfokus pada instrumen electrical safety dan programmable power source. Dalam vibration test, produknya dapat digunakan untuk mendukung suplai daya dan pemeriksaan keselamatan listrik pada benda uji.

Mengapa electrical safety diperiksa setelah vibration test?

Getaran dan shock dapat memengaruhi kabel, sambungan grounding, terminal, serta isolasi. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan sistem perlindungan listrik tetap bekerja setelah produk menerima tekanan mekanis.

Instrumen IKONIX apa yang dapat digunakan?

Kebutuhannya dapat mencakup hipot tester, insulation resistance tester, ground bond tester, leakage current tester, dan programmable AC power source. Pemilihannya perlu disesuaikan dengan produk dan metode pengujian.